Lompat ke isi

Ali Riley

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Ali Riley
Riley bersama Angel City pada 2025
Informasi pribadi
Nama lengkap Alexandra Lowe Riley[1]
Tanggal lahir 30 Oktober 1987 (umur 38)
Tempat lahir Los Angeles, California, Amerika Serikat
Tinggi 1,63 m[2]
Posisi bermain Bek, bek sayap
Karier junior
1998–2004 Westside Breakers
2004–2006 SoCal United
Karier senior*
Tahun Tim Tampil (Gol)
2009 Pali Blues 7 (0)
2010 FC Gold Pride 23 (0)
2011 Western New York Flash 15 (0)
2012–2018 FC Rosengård 132 (4)
2018–2019 Chelsea 9 (0)
2019–2020 Bayern München 3 (0)
2020–2021 Orlando Pride 20 (0)
2020 → FC Rosengård (pinjaman) 17 (1)
2022–2025 Angel City FC 45 (3)
Total 271 (8)
Tim nasional
2006 Selandia Baru U-20
2007–2024 Selandia Baru 163 (2)
* Penampilan dan gol pada klub senior hanya dihitung dari liga domestik

Alexandra Lowe Riley (lahir 30 Oktober 1987) adalah mantan pemain sepak bola profesional yang bermain sebagai bek, terutama sebagai bek sayap. Lahir dan dibesarkan di Los Angeles, Amerika Serikat, Riley memilih membela tim nasional Selandia Baru melalui garis keturunan ayahnya. Ia mencatat 163 penampilan bersama Football Ferns sejak debut pada 2007, jumlah yang menempatkannya sebagai pemain dengan penampilan terbanyak kedua dalam sejarah tim pada akhir kariernya. Riley tampil dalam lima edisi Piala Dunia Wanita FIFA dan empat Olimpiade.[3][4]

Di level klub, Riley bermain di Amerika Serikat, Swedia, Inggris, dan Jerman. Ia memenangi kejuaraan Women's Professional Soccer bersama FC Gold Pride pada 2010 dan Western New York Flash pada 2011, kemudian meraih tiga gelar Damallsvenskan bersama FC Rosengård. Setelah bermain untuk Chelsea, Bayern München, dan Orlando Pride, ia kembali ke kota kelahirannya untuk memperkuat Angel City FC pada 2022 dan menjadi kapten pertama dalam sejarah klub tersebut. Riley mengakhiri karier profesionalnya setelah musim NWSL 2025.[5][3]

Kehidupan awal

[sunting | sunting sumber]

Riley lahir di Los Angeles dari pasangan John Graham Riley dan Beverly Fong Lowe dan tumbuh di kawasan Pacific Palisades. Ayahnya berasal dari Selandia Baru dan menghabiskan masa mudanya di Christchurch sebelum pindah ke Amerika Serikat, sedangkan ibunya adalah orang Amerika keturunan Tionghoa. Hubungan keluarganya dengan Selandia Baru memungkinkan Riley memiliki kewarganegaraan ganda dan kemudian mewakili negara asal ayahnya di sepak bola internasional.[6][7]

Riley bersekolah di Harvard-Westlake School. Pada tahun terakhirnya ia menjadi kapten tim sepak bola sekolah dan dua kali terpilih sebagai pemain ofensif terbaik Mission League. Ia juga dua kali masuk tim utama San Fernando Valley dan membantu Harvard-Westlake mencapai final CIF Southern Section Division I pada 2006. Selain sepak bola, Riley mengikuti atletik, sementara di level klub usia muda ia bermain untuk Westside Breakers dan SoCal United.[8]

Ketika masih di sekolah menengah, Riley belum masuk dalam jalur tim nasional Amerika Serikat. Keluarganya kemudian mengirim rekaman permainannya kepada staf tim nasional Selandia Baru. Ia mendapat kesempatan mengikuti seleksi dan pada 2006 masuk tim Selandia Baru untuk Piala Dunia Wanita U-20 FIFA 2006 di Rusia. Pengalaman itu menjadi awal hubungannya dengan tim nasional Selandia Baru sebelum ia masuk tim senior pada tahun berikutnya.[6][5]

Karier perguruan tinggi

[sunting | sunting sumber]

Riley masuk Universitas Stanford pada 2006 dan bermain untuk Stanford Cardinal hingga 2009. Pada musim pertamanya, saat masih lebih sering digunakan sebagai pemain menyerang, ia tampil dalam 18 pertandingan dengan 15 kali menjadi starter serta mencetak empat gol dan dua umpan gol. Pada 2007 ia membuat 16 penampilan, 14 di antaranya sebagai starter, dengan dua gol dan dua umpan gol.[8][5]

Mulai 2008, pelatih Paul Ratcliffe memindahkan Riley dari posisi menyerang menjadi bek sayap. Kecepatan dan kemampuan fisiknya memungkinkan ia tetap aktif membantu serangan sambil menjalankan tugas bertahan. Pada musim tersebut ia tampil dalam 25 pertandingan, 24 sebagai starter, dan membantu Stanford mencapai College Cup. Pada 2009 ia menjadi starter dalam seluruh 24 pertandingan Stanford, mencetak satu gol dan satu umpan gol, dan membawa Cardinal kembali ke College Cup hingga menjadi runner-up nasional.[8][9]

Musim terakhirnya menghasilkan sejumlah penghargaan individual. Riley terpilih dalam tim utama All-Pac-10, tim utama All-Pacific Region, tim musim Top Drawer Soccer, serta tim ketiga All-American NSCAA. Ia juga dinobatkan sebagai Pac-10 Women's Soccer Scholar-Athlete of the Year. Secara keseluruhan, ia mengakhiri kariernya di Stanford dengan 83 penampilan dan tujuh gol serta menjadi bagian dari tim yang tampil dalam empat turnamen NCAA berturut-turut pada 2006–2009.[8][9]

Karier klub

[sunting | sunting sumber]

Pali Blues, FC Gold Pride, dan Western New York Flash

[sunting | sunting sumber]

Pada musim panas 2009, Riley bermain untuk Pali Blues di USL W-League dan ikut membantu tim tersebut menjadi juara. Ia mencatat sepuluh penampilan di seluruh kompetisi pada musim itu. Penampilannya bersama Stanford dan Pali Blues membawanya ke sepak bola profesional ketika FC Gold Pride memilihnya sebagai pilihan ke-10 secara keseluruhan pada putaran pertama WPS Draft 2010.[5][10]

Bersama Gold Pride, Riley menjadi pemain reguler di lini pertahanan. Ia membuat 24 penampilan di seluruh kompetisi dan menghasilkan tiga umpan gol ketika klub tersebut menjuarai WPS pada 2010. Pada akhir musim, Riley terpilih sebagai WPS Rookie of the Year. Prestasinya pada tahun yang sama juga membuatnya mempertahankan penghargaan pemain terbaik wanita OFC.[5][11]

Setelah Gold Pride berhenti beroperasi, Riley bergabung dengan Western New York Flash pada 2011. Ia tampil 16 kali di seluruh kompetisi, membantu Flash finis di puncak musim reguler dan kemudian memenangi WPS Championship. Riley juga menjadi finalis penghargaan WPS Defender of the Year. Runtuhnya WPS sebelum musim 2012 kemudian membuatnya melanjutkan karier di Eropa.[5]

FC Rosengård

[sunting | sunting sumber]

Pada 2012 Riley bergabung dengan klub Swedia LdB FC Malmö, yang kemudian berganti nama menjadi FC Rosengård. Pada musim pertamanya ia tampil 26 kali di seluruh kompetisi dan membantu klub meraih Svenska Supercupen. Riley kemudian menjadi bagian penting dari periode sukses klub dengan menjuarai Damallsvenskan pada 2013, 2014, dan 2015.[5][12]

Riley juga bermain bersama Rosengård dalam kompetisi Eropa dan kompetisi piala domestik. Klub tersebut mencapai perempat final Liga Champions Wanita UEFA pada musim 2014–2015, sementara Riley ikut meraih Svenska Cupen pada 2016, 2017, dan 2018. Dalam periode pertamanya di klub tersebut dari 2012 hingga 2018, ia mencatat 132 penampilan dan empat gol di liga.[13][12]

Chelsea dan Bayern München

[sunting | sunting sumber]

Riley meninggalkan Swedia pada 2018 dan bergabung dengan Chelsea. Masa awalnya di Inggris terganggu cedera kaki yang dialaminya pada pramusim. Chelsea mencatat ia membuat 17 penampilan di seluruh kompetisi, tujuh di antaranya sebagai starter, sebelum meninggalkan klub untuk bergabung dengan Bayern München.[14]

Di Jerman, Riley bermain untuk Bayern pada musim 2019–2020. Ia membuat tujuh penampilan di seluruh kompetisi sebelum kembali ke Amerika Serikat setelah Orlando Pride mendapatkannya melalui transfer pada Februari 2020. Orlando mengontraknya untuk satu tahun dengan opsi perpanjangan.[15][5]

Orlando Pride dan kembali ke Rosengård

[sunting | sunting sumber]

Riley belum sempat tampil untuk Orlando pada 2020 ketika klub menarik diri dari NWSL Challenge Cup. Pada Juli, ia dipinjamkan kembali ke Rosengård hingga November 2020 untuk memperoleh waktu bermain kompetitif. Ia membuat 18 penampilan di seluruh kompetisi selama masa pinjaman tersebut dan mencetak satu gol.[13]

Riley kembali ke Orlando untuk musim 2021 dan akhirnya menjalani musim penuh pertamanya di NWSL. Ia tampil dalam 20 pertandingan liga dengan 18 kali menjadi starter dan mengumpulkan sekitar 1.550 menit bermain. Setelah musim tersebut, Orlando melepasnya ke klub ekspansi Angel City melalui pertukaran pemain pada Januari 2022.[16]

Angel City

[sunting | sunting sumber]

Riley menjadi salah satu pemain awal Angel City dan ditunjuk sebagai kapten menjelang pertandingan perdana klub pada April 2022. Pada musim pertama, ia tampil 20 kali di musim reguler, mencetak dua gol dan dua umpan gol. Pada Juni 2023, Angel City memperpanjang kontraknya hingga akhir musim 2025.[16]

Pada musim 2023 Riley kembali menjadi bagian reguler lini pertahanan dan ikut membawa Angel City lolos ke babak play-off NWSL untuk pertama kalinya. Namun, musim berikutnya terganggu cedera kaki berkepanjangan yang kemudian diidentifikasi sebagai masalah saraf kronis. Cedera tersebut membatasi penampilannya pada 2024 dan membuatnya ditempatkan dalam daftar cedera yang mengakhiri musim.[17]

Setelah menjalani rehabilitasi panjang, Riley diaktifkan kembali dari daftar cedera pada Juli 2025 dan kembali tampil bersama Angel City pada paruh kedua musim. Pada 30 September ia mengumumkan bahwa musim 2025 akan menjadi musim terakhirnya sebagai pemain profesional maupun pemain internasional. Ia menutup karier liga bersama Angel City dengan 45 penampilan NWSL dan tiga gol selama empat musim.[17][3][18]

Karier internasional

[sunting | sunting sumber]

Awal karier dan turnamen pertama

[sunting | sunting sumber]

Setelah mewakili Selandia Baru pada Piala Dunia Wanita U-20 FIFA 2006, Riley mendapat debut seniornya pada 6 Februari 2007 dalam pertandingan melawan Australia. Pada tahun yang sama, saat berusia 19 tahun, ia terpilih ke skuad Selandia Baru untuk Piala Dunia Wanita FIFA 2007 di Tiongkok. Ia kemudian memainkan seluruh menit dari tiga pertandingan Selandia Baru pada Olimpiade Beijing 2008.[5][2]

Pada Kejuaraan Wanita OFC 2010, Riley membantu Selandia Baru merebut gelar dan lolos ke Piala Dunia 2011. Ia mencetak gol internasional pertamanya pada menit ketujuh final melawan Papua Nugini, pertandingan yang berakhir 11–0 untuk Selandia Baru. Setahun kemudian ia tampil di Piala Dunia Wanita FIFA 2011; laga pembuka melawan Jepang menjadi penampilan seniornya yang ke-50. Dalam pertandingan terakhir fase grup melawan Meksiko, Riley memberikan umpan yang berujung pada gol penyama kedudukan dan membantu Selandia Baru meraih poin pertama mereka dalam sejarah Piala Dunia Wanita.[19][5]

Pada Olimpiade London 2012, Riley bermain penuh dalam empat pertandingan Selandia Baru. Tim tersebut mengalahkan Kamerun 3–1 di fase grup untuk mencatat kemenangan Olimpiade pertama mereka dan kemudian mencapai perempat final, pencapaian terjauh Selandia Baru di turnamen sepak bola putri Olimpiade pada masa Riley.[5][2]

2014–2019

[sunting | sunting sumber]

Riley ikut menjuarai Kejuaraan Wanita OFC 2014 di Papua Nugini. Selandia Baru menyelesaikan turnamen dengan tiga kemenangan, mencetak 30 gol tanpa kebobolan, dan mengamankan tempat di Piala Dunia Wanita FIFA 2015. Pada putaran final di Kanada, Riley tampil dalam ketiga pertandingan Selandia Baru.[20][5]

Ia kembali menjadi pilihan utama pada Olimpiade Rio 2016 dan memainkan seluruh menit dalam tiga pertandingan fase grup. Sekitar periode ini Riley telah berkembang dari pemain sayap muda menjadi salah satu pemain paling berpengalaman dalam skuad, dan pada 2017 ia ditunjuk sebagai kapten tim nasional Selandia Baru.[5][2]

Sebagai kapten, Riley membawa Selandia Baru menjuarai Piala Negara Wanita OFC 2018. Ia bermain dalam empat pertandingan turnamen, sementara Football Ferns memenangi final melawan Fiji dengan skor 8–0 dan mengamankan tiket ke Piala Dunia 2019. Pada Piala Dunia Wanita FIFA 2019 di Prancis, Riley tampil penuh dalam ketiga pertandingan Selandia Baru.[21][5]

Olimpiade Tokyo dan Piala Dunia 2023

[sunting | sunting sumber]

Riley menjalani Olimpiade keempatnya pada Tokyo 2020, yang digelar pada 2021. Selandia Baru menghadapi Australia, Amerika Serikat, dan Swedia di fase grup. Dengan penampilan tersebut, Riley telah berpartisipasi dalam empat Olimpiade berturut-turut—Beijing 2008, London 2012, Rio 2016, dan Tokyo 2020.[2]

Pada Februari 2023, Riley menjadi pemain Football Ferns kedua setelah Ria Percival yang mencapai 150 penampilan internasional. Beberapa bulan kemudian ia terpilih untuk Piala Dunia kelimanya, Piala Dunia Wanita FIFA 2023, yang diselenggarakan bersama oleh Selandia Baru dan Australia. Ketika skuad diumumkan, Riley telah memiliki 152 penampilan dan dua gol untuk negaranya.[22][23]

Sebagai kapten, Riley memimpin Selandia Baru saat mengalahkan Norwegia 1–0 di Eden Park pada pertandingan pembuka Piala Dunia 2023. Gol Hannah Wilkinson menghasilkan kemenangan pertama Selandia Baru—baik tim putra maupun putri—dalam pertandingan Piala Dunia senior FIFA. Riley bermain penuh dalam tiga pertandingan grup, tetapi Selandia Baru tersingkir setelah kalah dari Filipina dan bermain imbang tanpa gol melawan Swiss.[24][25]

Paris 2024 dan akhir karier internasional

[sunting | sunting sumber]

Riley awalnya dipilih untuk skuad Selandia Baru pada Olimpiade Paris 2024, yang seharusnya menjadi Olimpiade kelimanya. Namun, hanya beberapa hari sebelum pertandingan pertama, ia ditarik dari skuad atas alasan medis akibat cedera yang telah mengganggunya. Michaela Foster kemudian menggantikan posisinya. Karena itu, Riley tetap tercatat tampil dalam empat edisi Olimpiade meskipun terpilih untuk skuad Paris.[26]

Riley tidak kembali bermain untuk Football Ferns setelah cedera tersebut. Ketika mengumumkan pensiun pada 2025, ia menutup karier internasional dengan 163 penampilan dan dua gol. New Zealand Football mencatat jumlah tersebut sebagai yang terbanyak kedua dalam sejarah tim saat itu, di belakang Ria Percival yang mengoleksi 166 penampilan.[4][3]

Gol internasional

[sunting | sunting sumber]

Skor dan hasil mencantumkan jumlah gol Selandia Baru terlebih dahulu.

No. Tanggal Tempat Lawan Skor Hasil Kompetisi Ref.
1 8 Oktober 2010 North Harbour Stadium, Auckland, Selandia Baru  Papua Nugini 1–0 11–0 Kejuaraan Wanita OFC 2010 [19]
2 6 September 2022 Titan Stadium, Fullerton, Amerika Serikat  Filipina 2–1 2–1 Persahabatan [27]

Gaya bermain

[sunting | sunting sumber]

Riley dikenal terutama sebagai bek sayap yang mengandalkan kecepatan, stamina, dan kemampuannya melakukan pergerakan overlap. Ketika masih di Stanford, ia awalnya bermain sebagai penyerang sebelum dipindahkan ke posisi bek sayap, sebuah perubahan yang memanfaatkan kecepatannya untuk membantu serangan sekaligus kembali dengan cepat ke area pertahanan. Dalam sistem Stanford, ia juga berperan membawa bola keluar dari tekanan dan membantu membangun serangan dari lini belakang.[8][28]

Seiring bertambahnya pengalaman, permainan Riley juga dikenal melalui pemahaman taktis dan ketenangannya saat menguasai bola. Menjelang Piala Dunia 2023, FIFA menyoroti kemampuan membaca permainan, ketenangan dalam penguasaan bola, dan pengalamannya sebagai unsur penting bagi permainan Selandia Baru. Peran kepemimpinannya juga membuat ia dipercaya menjadi kapten Football Ferns dan kemudian kapten pertama Angel City.[29][16]

Kehidupan pribadi

[sunting | sunting sumber]

Riley mengambil jurusan psikologi ketika menempuh pendidikan di Stanford. Di luar sepak bola, ia juga mengembangkan minat pada nutrisi dan kesehatan serta pada 2023 menerbitkan buku masak Girls Gone Veg. Pada Januari 2025, ia menikah dengan mantan pemain sepak bola Swedia Lucas Nilsson. Beberapa hari menjelang pernikahan mereka, rumah masa kecil Riley di Pacific Palisades hancur akibat kebakaran besar di kawasan tersebut.[8][1][30]

Statistik karier

[sunting | sunting sumber]

Statistik berikut menghitung penampilan dan gol di liga domestik sepanjang karier senior Riley. Statistik akhir mencatat 271 pertandingan liga dan delapan gol.[18][5]

Klub Tahun Liga Penampilan Gol
Pali Blues 2009 USL W-League 7 0
FC Gold Pride 2010 Women's Professional Soccer 23 0
Western New York Flash 2011 Women's Professional Soccer 15 0
FC Rosengård 2012–2018 Damallsvenskan 132 4
Chelsea 2018–2019 FA Women's Super League 9 0
Bayern München 2019–2020 Frauen-Bundesliga 3 0
Orlando Pride 2020–2021 National Women's Soccer League 20 0
FC Rosengård (pinjaman) 2020 Damallsvenskan 17 1
Angel City FC 2022–2025 National Women's Soccer League 45 3
Total 271 8

Tim nasional

[sunting | sunting sumber]

Riley mengakhiri kariernya dengan 163 penampilan senior dan dua gol untuk Selandia Baru. Ia tampil dalam lima Piala Dunia Wanita FIFA—2007, 2011, 2015, 2019, dan 2023—serta empat Olimpiade—2008, 2012, 2016, dan 2020.[4][3]

Tim Periode Penampilan Gol
Selandia Baru 2007–2024 163 2
Pali Blues
  • USL W-League: 2009[10]
FC Gold Pride
  • Women's Professional Soccer Championship: 2010[11]
Western New York Flash
  • Women's Professional Soccer Championship: 2011[5]
FC Rosengård

Tim nasional

[sunting | sunting sumber]
Selandia Baru

Individual

[sunting | sunting sumber]
  • New Zealand Women's Player of the Year: lima kali[9]
  • OFC Women's Player of the Year: 2009, 2010[11]
  • WPS Rookie of the Year: 2010[11]
  • NSCAA All-American tim ketiga: 2009[9]
  • Top Drawer Soccer First-Team All-American/Team of the Season: 2009[9]
  • All-Pac-10 tim utama: 2009[9]
  • Pac-10 Women's Soccer Scholar-Athlete of the Year: 2009[9]

Tanda kehormatan

[sunting | sunting sumber]

Warisan dan kegiatan setelah bermain

[sunting | sunting sumber]

Pengaruh Riley di sepak bola Selandia Baru tidak hanya berasal dari jumlah penampilannya. Dalam penganugerahan New Zealand Order of Merit pada 2024, pemerintah Selandia Baru menyoroti perannya dalam memperjuangkan peningkatan kondisi dan hadiah bagi pemain pada Piala Dunia Wanita 2023. Riley ikut memimpin proyek keterlibatan pemain yang mencakup sekitar 150 pemain dari 25 tim nasional. Ia juga menjadi anggota dewan New Zealand Professional Footballers' Association dan terlibat dalam upaya mewakili kepentingan pemain.[1]

Riley juga menjadi salah satu wajah dari generasi Football Ferns yang mengalami perkembangan sepak bola wanita Selandia Baru dari tim yang belum pernah memenangi pertandingan Piala Dunia hingga kemenangan bersejarah atas Norwegia pada 2023 di hadapan publik sendiri. FIFA kemudian menyoroti Riley sebagai salah satu pemain senior yang berperan dalam perjalanan tersebut, sementara dirinya menyebut sepak bola sebagai ruang yang mampu menyatukan orang dari latar belakang berbeda.[25][24]

Setelah pensiun, Riley tetap bekerja di sepak bola wanita. Pada Maret 2026, Angel City meluncurkan program ACFC Player Futures, yang dirancang memberi mantan pemain pengalaman dalam bidang pemasaran, kemitraan, dampak komunitas, dan operasional klub. Riley membantu membentuk program tersebut dan menjadi peserta pertamanya dengan jabatan Commercial and Creative Partner, bekerja pada strategi merek, inovasi kemitraan, serta pengembangan jaringan alumni klub.[31]

Pada Agustus 2026, Stanford mengumumkan Riley sebagai salah satu dari sepuluh anggota kelas Stanford Athletics Hall of Fame 2026. Ia menjadi pemain sepak bola wanita Stanford ke-10 yang dipilih untuk penghargaan tersebut. Stanford menyoroti empat penampilannya di turnamen NCAA, dua College Cup berturut-turut, pencapaian sebagai runner-up nasional 2009, karier internasionalnya bersama Selandia Baru, serta dua gelar WPS sebagai bagian dari pertimbangan atas kariernya. Upacara penerimaan kelas tersebut dijadwalkan berlangsung pada 25 September 2026.[9]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. 1 2 3 4 "New Year Honours List 2024 – Citations for Members of the New Zealand Order of Merit". 30 Desember 2023.
  2. 1 2 3 4 5 "Ali Riley – New Zealand Olympic Team".
  3. 1 2 3 4 5 "Angel City Football Club Captain and New Zealand International Star Ali Riley Announces Retirement". 30 September 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. 1 2 3 "Ford Football Ferns End October Tour With Defeat to Olympic Champions the USA". 30 Oktober 2025.
  5. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 "Ali Riley – Player Profile".
  6. 1 2 "Q and A – Football Ferns captain Ali Riley".
  7. ↑ "Riley Set for OFC Women's World Cup". 5 April 2007.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. 1 2 3 4 5 6 "Ali Riley – Stanford Cardinal".
  9. 1 2 3 4 5 6 7 8 "2026 Hall of Fame Class Announced". 5 Agustus 2026.
  10. 1 2 "Nelsen Leads All Whites Awards Haul".
  11. 1 2 3 4 "Nelsen, Riley pick up OFC Player of the Year".
  12. 1 2 3 4 "FC Rosengård – History".
  13. 1 2 "Orlando Pride Defender Ali Riley Loaned to FC Rosengård". 13 Juli 2020.
  14. ↑ "Chelsea Women departure as Ali Riley moves to Bayern Munich".
  15. ↑ "Orlando Pride Signs New Zealand Women's National Team Defender Ali Riley". 10 Februari 2020.
  16. 1 2 3 "Angel City Extends Contract with Defender and Captain Ali Riley". 29 Juni 2023.
  17. 1 2 "Angel City Removes Veteran Defender Ali Riley from Season-Ending Injury List". 29 Juli 2025.
  18. 1 2 "Ali Riley Stats, Goals, Records, Assists, Cups and more".
  19. 1 2 3 "New Zealand 11–0 Papua New Guinea". 8 Oktober 2010.
  20. 1 2 "OFC Women's Nations Cup 2014".
  21. 1 2 "OFC Women's Nations Cup".
  22. ↑ "Ford Football Ferns squad named for games against Portugal and Argentina". Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> tidak sah; nama tidak boleh berupa angka sederhana (mis. "123"). Gunakan nama yang lebih deskriptif.
  23. ↑ "Squad named for FIFA Women's World Cup 2023". 30 Juni 2023.
  24. 1 2 "New Zealand icons talk Paris 2024 and rising stars". 8 April 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  25. 1 2 "Ali Riley – 'Football is strength'". 20 Juli 2023.
  26. ↑ "Michaela Foster replaces Ali Riley in Paris 2024 squad". 24 Juli 2024.
  27. ↑ "Philippines 1–2 New Zealand". 7 September 2022.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  28. ↑ "Almost Perfect: Women's Soccer Season in Review". 16 Desember 2009.
  29. ↑ "Les Ferns à l'épreuve du feu".
  30. ↑ "Beloved Angel City captain Ali Riley retires with no regrets". 30 September 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  31. ↑ "Angel City Launches "ACFC Player Futures," With Founding Captain Ali Riley Leading The Platform's First Chapter". 24 Maret 2026.

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]

Media terkait Alexandra Riley di Wikimedia Commons