Lompat ke isi

Tom Gross

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Tom Gross
Tom Gross (kanan) mewawancarai pembelot dan mantan tahanan politik Mesir Maikel Nabil di KTT HAM dan Demokrasi Jenewa 2012
Lahir
London, Inggris, Britania Raya
AlmamaterWadham College, Oxford
PekerjaanWartawan dan komentator
Orang tuaJohn Gross, Miriam Gross
KerabatKurt May (kakek), Susanna Gross (saudari), Sonia Orwell (wali baptis)
Karier kepenulisan
BahasaInggris

Tom Gross adalah seorang wartawan, komentator urusan internasional,[1] dan pengkampanye HAM kelahiran Inggris yang mengkhususkan diri dalam topik Timur Tengah.[2] Gross dulunya menjadi koresponden luar negeri untuk Sunday Telegraph dan New York Daily News. Ia kini bekerja sebagai wartawan opini dan menulis untuk surat-surat kabar Arab[3][4] dan Israel[5] serta surat-surat kabar Eropa dan Amerika, baik yang bersifat liberal[6] maupun konservatif.[7] Ia juga tampil seabagi komentator di BBC dalam bahasa Inggris,[8] BBC Arabic,[9] dan berbagai publikasi Timur Tengah dan jaringan lain.[10][11]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. ↑ "Palestine's Missing Critics". The Wall Street Journal. 2 November 2009. Diakses tanggal 25 Oktober 2011.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Ein Linker im Kampf gegen linke Lebenslügen, By Alan Posener". Die Welt. 17 September 2019. Diakses tanggal 26 Oktober 2019.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Tom Gross (4 September 2019). "Brexit and its Effect on the Middle East". Asharq Al-Awsat (English). Diakses tanggal 7 September 2019.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Tom Gross (4 September 2019). "جنون "بريكست" وأثره على الشرق الأوسط". Asharq Al-Awsat (Arabic). Diakses tanggal 7 September 2019.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ "The 'shy little bird' who survived Hitler and Stalin". The Jerusalem Post. 22 Desember 2010. Diakses tanggal 22 Desember 2010.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ Tom Gross (30 November 2014). "A modest proposal: Qatar could win by letting Gaza host the World Cup". The Guardian. Diakses tanggal 29 November 2019.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ Tom Gross (2 Desember 2008). "If this Isn't Terrorism, What Is?". The Wall Street Journal. Diakses tanggal 25 Oktober 2011.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ "Israel & Arab states bypass Palestinians to make peace: BBC Lyse Doucet interviews Tom Gross, 8 April 2019". 8 April 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. ↑ "Third Israeli elections within a year? Tom Gross on BBC Arabic". 8 Desember 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. ↑ "The Queen embraced Assad, but now finally Israel gets a royal visit". 2 Maret 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  11. ↑ "Tom Gross on Sky News Arabia on Britain's Brexit vote". 6 Juni 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]