To help keep our community authentic, we're showing information about accounts on Linktree.
@cergas.kemant1964 has been a member of Linktree for 6 years and joined in July 2020. Resources cergas.antro has populated their site with include: • Tentang Sesuatu yang Lebih Besar • Hi, I’m Bella • Aku Soshum, Piye?! • Untuk Apa Kamu Hidup? • Berkah di Balik Kepergian • Makan Bareng: Bahasa Cinta Pemankyut • “Mimpi apa aku tadi?”: Whispers of the Cosmic Dream • Cendera Mataku • Can a Feminist Fall in Love? • WORDPRESS KEMANT 1964 • Pendirian Residential School Kanada Sebagai Upaya Pembersihan Etnik • Pengaruh Globalisasi Terhadap Eksistensi Bahasa dan Budaya Jawa di Yogyakarta • Menilik Relasi Ayah dengan Anak Perempuan melalui Film Keluarga Cemara • Berkawant: An Annual Celebration of Comforting Uncertainties • Serial Netflix Never Have I Ever: Realitas Proses Pendewasaan Dalam Masyarakat Urban Amerika Serikat • Folklore sebagai Media dalam Pendidikan • School Feeding Program: Refleksi Solusi Preventif terhadap Perilaku Bolos Siswa dari Negara Tetangga • Romantisisasi SMA Tanpa Putih Abu-Abu dan Tanpa OSIS • Batik Pekalongan • Hingga Pagi Ini, Ia Masih Bertanya-Tanya Apakah Ia Harus Mandi? • Mengapa Wanita Selalu Disalahkan Dalam Kegagalan Sebuah Hubungan? • Merefleksikan Cerita di Sekitar Nyala Api • Stigma: Kacamata Manusia Bermoral • DUPA, CERUTU, DAN SAYUR LODEH • Badut Jalanan: Antara Penghibur dan Praktik Baru Mengemis • Perempuan dan Rantainya • Tak Perlu Terburu-buru, Banyak Hal yang Dapat Dinikmati Ketika Berjalan Perlahan • Iluminasi Hermeneutik : “Memahami” Itu Ada Seninya • Rumah Singgah • TRADISI YANG TAK TERDEGRADASI • Membawa Kedekatan Sang Seniman • Titik Tengah College Life: Penemuan dan Persiapan Karier • Ulas Produk: Antropomorfisme dalam Dua Pameran • Bunga-Bunga di Taman Belakang • Glimpse of Us • Ini Bukan Sekadar Pertemuan • Cerita Perihal Wanita dan Isi Hatinya • Sekecil Apapun Itu • Tradisi Pernikahan Unik Negeri Hitu: Menjadi Ajang ‘Unjuk Gigi’ di Tengah Kehidupan Masyarakat • Sembari Berjalan, Kita … Menyadari Sesuatu • Musik dan Rekonsiliasi Konflik: Sihir-Sihir Indah di Tanah Maluku • Visualitas Mandalika: Meneropong Relasi Kuasa • Sudahkah Menikmati Karya Seni untuk Diri Sendiri? • Simple, Flexible, dan Cashless • Musik di Mata Queers: Sarana Komunikasi, Ruang Berekspresi dan Representasi • Di Laut Kita Melautkan Air Mata • Kemandegan Berjalan: Reka Adegan Kentang dan Nasi • Emit, Project, Perform!: Sebuah Seruan dan Ajakan • Rumah Tua dan Sanggah Dadia Parisentana Gusti Celuk Tosning Arya Kepakisan, Desa Munduk • Sebuah Refleksi: Islam itu "Alat Menuju Allah" dan Pengingat Diri • Kenali Antropologi Lewat Sandiwara • Medan dan Kebisingannya • Fenomena Subkultur Fandom: Sebuah Refleksi • The Wandering of the Seriously Mentally Ill • Women and Sexual Desires in the Music Industry • Memotret Kota Parakan: Poros-Poros Dagang Etnis Cina • Bapak Hadir, Berkali-kali Lagi • “Preman (Belum Semua) Pensiun” • Skaters vs. Haters: Penindasan Terhadap Kelompok Skateboard • Kompromi agar Berbaur: Refleksi atas Komunitas Punk “Taring Babi” Jagakarsa, Jakarta Selatan • Kajian Refleksi: Hidup Anda Istimewa dan Anda Tahu Itu • Sebuah Cerita di Balik Asap Tebal Romantisasi Jogja • Baca Kompilasi Kontemplasi • Unduh Kompilasi Kontemplasi