Tampilkan postingan dengan label Bread. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bread. Tampilkan semua postingan

Minggu, November 30, 2014

KBB 43 Mexican Bun



Mexican Buns aka Rotiboy
sumber : adaptasi dari The Fresh Loaf dan Wendy Kor Baking Recipes

Adonan 1 - tangzhong/water roux
20 gr   tepung protein tinggi
100 gr susu segar
* Aduk rata, kemudian masak diatas api kecil sampai terbentuk garis2 mengikut adukan sendok, suhunya kurang lebih 65derajat celcius.. dan ingat jangan sampai mendidih ya.
*Sisihkan, tutup dengan cling wrap hingga tersentuh permukaannya supaya tidak mengering membentuk kerak

Adonan 2: Buns
380 gr tepung protein tinggi
200 gr susu segar, suhu agak hangat
40 gr gula pasir
50 gr telur, kocok lepas
4 gr instant yis
6 gr garam halus
40 gr unsalted butter
keseluruhan adonan tangzhong

Cara membuat :
1. Campurkan kesemua bahan kering kemudian tuang adonan tangzhong kedalamnya, aduk dengan mixer sampai tercampur rata
2. Masukkan butter dan teruskan mengaduk, sehingga adonan menjadi kalis
3. Dapat juga diteruskan dengan menguleni manual, sampai adonan kalis elastis. Adonan buns yang kalis elastis ini akan menentukan kualitas hasil rotinya.
4. Bulatkan dan simpan dalam bowl yang sudah dioles sedikit butter/olive oil, tutup dengan lap lembab bersih dan biarkan rehat kurang lebih 40-60menit atau sampai double size
5. Kempiskan adonan, kemudian timbang masing-masing 55gram dan biarkan 10menit
6. Giling dengan bantuan rolling pin, kemudian beri filling, kunci dan bulatkan kembali. 
7. Letakkan di atas loyang dan biarkan berehat lagi selama 40menit 
8. Sementara preheat oven pada suhu 190C,  semprotkan topping ke atas bun membentuk lingkaran obat nyamuk, dan panggang pada suhu selama 15-20menit

Filling:
200 gr butter beku, potong kotak dengan ukuran 2x2x1cm, 

Topping:
50 gr unsalted butter, lembutkan
50 gr gula pasir
50 gr telur, kocok lepas
70 gr all purpose flour
Coffee / mocha essence secukupnya
**note: essence bisa  diganti dengan membuat campuran  1sdt kopi instant+sedikit air

Cara membuat topping :
Kocok butter dan gula hingga creamy, kemudian masukkan telur dan teruskan mengocok. 
Masukkan tepung terigu, dan tambahkan essence coffee/mocha lalu aduk merata, 
Masukkan kedalam piping bag
Siap digunakan dan bisa disimpan di icebox hingga 2hari


Rabu, Januari 29, 2014

KBB#38 Baguette


Bread baking challenge lagi !!! Aaaarrrggghh ... Kenapa kalo tantangan bread, selalu panas-dingin, soalnya belum bisa menghasilkan roti yg sekelas bakery ... hehehe ...

Dari sisi bahan dan pembuatan sebenarnya ga rumit, cuma tekstur adonan belum bisa menghasilkan seperti video-video bagutte yang beredar di dunia maya, yang lentur sekali kelihatannya, sampai letoy ke kanan kiri gitu, sementara adonanku 'gagah perkasa'. Hiks hiks

Alhasil meski secara penampakan ok, tekstur dalamnya tidak begitu cantik berongga. Secara tekstur dan rasa sebenarnya udah ok, sih. Cuma agak susah dapat warna permukaan kecoklatan seperti di bakery-bakery besar.  

Backed - (KAF)
~ Wajib
Hasil: 3 Baguette @ 16 inc


 




Starter:
½ cup air
1/16 tsp active dry yeast / instant yeast
1 cup unbleached bread flour

Dough:
1 tsp active dry yeast / instant yeast
1 cup - 1 ¼ cup air hangat kuku*
3 ½ cup unbleached bread flour
1 ½ - 2 tsp garam

*gunakan lebih sedikit air hangat (iklim lembab) atau lebih banyak air (saat winter atau iklim kering), dan kurang lebihnya disaat iklim lainnya (atau ruangan terkontrol kelembabannya).

Tips:
Bahan baguette hanyalah tepung, air, garam, dan ragi. Teknik sang baker lah yang akan menentukan keberhasilan hasil akhirnya. Semakin sering latihan, akan semakin baik hasilnya.
  

                               

Steps:
1. Membuat starter. Aduk ragi dan air (tidak perlu diaduk jika pakai instant yeast). Tambahkan tepung, aduk. Tutup dan diamkan suhu ruang selama 14 jam atau semalaman. Starter akan mengembang dan bergelembung. Jika tidak, mungkin raginya tidak bekerja dengan baik.
Cara menguji ragi: larutkan ¼ sdt ragi dengan 1 sdm air hangat dan sejumput gula. Diamkan 15 menit. Jika tidak ada perubahan, maka ganti ragi Anda.

2. Dough: Jika menggunakan active dry yeast, larutkan dahulu dengan air lalu campur dengan starter, tepung, dan garam. Jika menggunakan instant yeast, langsung campur dengan starter, tepung dan air. Aduk dan uleni dengan tangan/mixer/bread machine (setting hingga dough cycle) hingga diperoleh adonan yang lembut tapi permukaan masih sedikit kasar. Jika menggunakan stand mixer, uleni 5 menit dengan speed 2.

3. Pindahkan adonan ke mangkuk yang sudah dioles sedikit minyak. Tutup. Biarkan mengembang selama 1 jam. Kempiskan perlahan. Biarkan mengembang selama 1 jam, kempiskan sekali lagi. Biarkan mengembang 1 jam lagi. Jadi secara total adonan sudah dibiarkan mengembang 3 jam.

4. Pindahkan adonan ke meja yang sudah dioles sedikit minyak. Bentuk bulat. Bagi menjadi 3 bagian.

5. Bentuk menjadi oval dan agak diratakan. Tutup dengan plastik yang dioles sedikit minyak. Diamkan 15 menit.

6. Lipat menjadi hampir setengahnya. Kunci ujung adonan dengan telapak tangan. Kemudian sedikit diratakan. Ulangi lipat setengah dan kunci lagi.

7. Balik hingga sambungan adonan berada di bawah. Gulung perlahan dengan tangan yang ditelungkupkan hingga adonan mencapai panjang 15 inc. Letakkan di loyang yang dialasi parchment paper. Bagian sambungan adonan di bagian bawah.

8. Tutup dengan plastik yang dioles sedikit minyak. Biarkan mengembang hingga sangat puffy sekitar 1 ½ jam, hingga hampir double-in size. Jika terlalu mengembang akan sulit ditangani.

9. Selama proofing, panaskan oven 450 'F (230 'C), jika menggunakan baking stone maka letakkan baking stone di rak paling bawah.

10. Dengan pisau tajam, buat 3 sayatan dengan kemiringan 45' pada setiap baguette. Semprotkan air hangat, agar terbentuk lapisan kulit yang crispy.

11. Panggang hingga coklat keemasan 25-30 menit. Keluarkan dari oven dan pindahkan ke cooling rack. Atau untuk baguette yang lebih crispy, matikan oven, buka pintunya selebar 2 inc dan biarkan hingga dingin di oven.


Selasa, April 02, 2013

NCC JTIW - Kue Moho dari Semarang INDONESIA

Masih dalam rangka event NCC Jajanan Tradisional INDONESIA, kali ini aku tampilkan kue Moho jajanan khas peranakan Semarang.

Kue moho dipakai dalam Festival Sembahyang Rebutan (Festival Roh yang Kelaparan) di Semarang yang berlangsung 2 hari sampai 1 bulan pada bulan ke-7, digelar di halaman kelenteng untuk menyenangkan para arwah. Berbagai pertunjukan seperti wayang potehi, gambang kromong, keroncong dan orkes tradisional digelar menemani berbagai sajian sembahyang yang terdiri dari berbagai masakan, arak, teh, dan ribuan kue moho, bapao merah, kue mangkuk merah dan pink, buah-buahan, dan manisan buah. (Disarikan dari Buku Seri Masak Femina - Masakan Peranakan Tionghoa Semarang karangan Hiang Marahimin terbitan Gaya Favorit Press).

Kue ku dan moho yang berwarna merah, sama juga melambangkan persatuan anggota keluarga. Dan warna merah, sesuai dengan legenda untuk menakuti monster yang bernama “Nian” (baca: nien), yang takut warna merah dan suara keras. Legenda ini sudah banyak diceritakan di mana-mana.

Teringat kue moho, teringat kakak saat masa perploncoan masuk kuliah, salah satunya adalah membawa kue moho. Katanya karena sudah jadi mahasiswa (moho-nya siswo - murid yang paling hebat - red) maka harus akrab dengan kue ini, hahaha ... bisa aja itu senior-senior.  Kata kakak, kue ini harus dimakan jika berbuat kesalahan, tetapi tidak boleh sambil minum. Kebayang itu mahasiswa sampai melotot-lotot berusaha menelan kue ini karena memang teksturnya padat dan seret. Wkwkwkkwkkkkk ....

Tetapi ga tahu kenapa, aku dulu suka makan kue ini, selain beli di pasar, biasa ada mbok-mbok menggendong tenong (tempat makan dari aluminium bersusun) yang jualan keliling. Kue ini selalu ada selain kue-kue basah, gorengan, dan lauk siap saji lainnya. Suka aja sama penampilan dan rasanya yang khas, jadul dan ga ada duanya itu. Kalo di mbok-mbok itu bentuknya sedikit lebih kecil daripada yg dijual di pasar atau yang buat sembahyangan.

Sehubungan dengan NCCJTW, pengin rasanya mengulang memori itu. Aku udah lupa, dulu alm. ibu bikin seperti apa, catatan juga sudah tidak ada. Hasil browsing, ternyata resep yang beredar versinya seperti kue mangkok atau bolu kukus beras. Padahal seingatku teksturnya seperti roti/bapao tetapi lebih padat dan agak seret. Hihihi ... inget komentar Pak Wisnu di milis, terdapat aroma apek ... hahaha ... Bongkar koleksi majalah dan buku, ketemu resep bu Hiang Marahimin yang menurutku cukup otentik. Maka sampailah aku pada akhir pencarian.

Kue Moho
Buku Seri Masak Femina - Masakan Peranakan Tionghoa Semarang karangan Hiang Marahimin

Sirup: rebus hingga larut
250 ml air
100 gr gula pasir

Adonan tepung
500 gr tepung terigu
2 sdt garam
2 sdt bp
4 sdt mentega putih
Pewarna merah muda
6 takir daun diameter 8cm tinggi 6cm

Adonan ragi
4 sdt gula pasir
3 sdm air hangat
2 sdt ragi instan

Cara Membuat
1. Adonan ragi: campur gula dan air hingga gula larut, masukkan ragi, aduk. Taruh di tempat hangat 5-10 menit atau hingga berbuih dan ringan.
2. Adonan tepung: ayak terigu, garam, bp, tambahkan mentega, aduk dengan garpu hingga rata dan berbutir kasar, buat lubang di tengah. Campur ragi dan sirup hingga rata. Tuang bertahap ke dalam lubang tepung sambil diaduk dengan tangan hingga adonan kalis.
3. Taruh di atas meja bertabur tepung, uleni hingga licin dan lentur (10 menit). Tutup adonan dengan kain, biarkan di tempat hangat 1-1 1/2 jam atau hingga mengembang 2 kali. Bagi 6 bagian, bentuk bulat.
4. Taruh di takir. Olesi/semprot permukaan atasnya dengan pewarna merah muda, lalu kerat menyilang bagian atasnya. Diamkan 30 menit hingga mengembang 2 kali lipat.
5. Kukus di api besar selama 20 menit.

Minggu, Maret 31, 2013

KBB#33 Bagel

Jiiiaaaahhhhh .... Datang juga nih tantangan keren bikin bagel, secara belum pernah sukses bikin bagel dan pretzel selama ini (tepok jidat dhewe).

Senewen jadinya mau ngerjain tantangan, membaca sharing teman-teman di milis, bikin tambah keder. Tapi mau ga mau harus tetep dijalanin, jadi ya maju terus pantang mundur !!!

Percobaan pertama gagal, karena adonan ga ngembang sama sekali, bahkan sebelum proofing di kulkas. Sukses deh buat nimpuk maling. Sepertinya karena ragi langsung ketemu garam, mati deh ga ngembang, padahal resep mengatakan begitu. Akhirnya untuk percobaan kedua aku akalin, garam aku ga campur di air, tapi di tepung. Sukses deh, bagel menul2. Cuma karena terlalu sukses mengembang, overproofing deh, bentuk agak peyang waktu direbus.

Bagel jadi dengan terdiri dari 3 tahapan warna, hahaha ... Perbedaan warna terjadi saat perebusan. Tahap 1 pucat, tahap 2 agak coklat, tahap 3 coklat banget, dan warna tsb bertahan sampai dipanggang.

Meski ga laku di rumah, tekstur bagel sudah ok, garing di luar lembut sedikit chewy di dalam. Ga sempat bikin variasi macam-macam, hanya ditaburi wijen hitam dan poppy seed, soalnya deadline sudah di depan mata ...

Bagels
Sumber: Peter Reinhart:

Resep Dough
21 g barley malt syrup, madu, atau rice syrup, atau 7g diastatic malt powder
3 g ragi instant
10,5 g garam
255 g air hangat (sekitar 35C)
454 g unbleached bread flour

Resep Rebusan Roti
181-272 g air
28,5 g barley malt syrup/madu (optional)
14 g baking soda
7 g garam



Membuat Dough
1. Aduk malt syrup, ragi, garam dan air hangat. Masukkan tepung ke mangkuk mixer dan tuang campuran syrup, kocok (dgn pengaduk dough) kec rendah selama 3 menit. Jika pakai tangan, aduk dengan sendok kayu besar 3 menit, hingga rata. Adonan harus terbentuk rada padat, bola kasar, dan semua tepung tercampur rata dengan cairan, jika tidak maka tambahkan sedikit air. Biarkan adonan istirahat selama 5 menit.

2. Kocok lagi kec rendah 3 menit atau uleni di atas meja kerja bertabur tepung selama 3 menit hingga lembut dan membentuk gluten. Adonan akan elastis dan lembut. Jika adonan terlalu lembek tambahkan sedikit tepung. Letakkan adonan di dalam mangkuk beroles minyak tipis, tutup dengan plastik dan biarkan adonan naik dalam suhu ruang selama 1 jam.

3. Siapkan baking tray dialasi parchment paper / silicone mat, lembabkan dengan spray oil atau olesi tipis minyak. Bagi adonan menjadi 6-8 adonan kecil. (Umumnya berat bagels 113g sebelum dipanggang, tapi anda bisa bikin lebih kecil dari itu). Bulatkan adonan (tidak usah terlalu padat) dengan cara menggilingnya di atas meja kerja dengan satu telapak tangan yang ditangkupkan. Jika anda bikin lebih dari 6 bagels, anda harus menyediakan 2 baking tray. Jangan gunakan tepung di atas meja kerja anda. Jika adonan tidak bisa dipulung membentuk bola, lap saja meja kerja anda dengan serbet lembab dan coba lagi.

Metode membentuk Bagel.
1. Lubangi bagian tengah bola adonan menyerupai donat. Pegang di bagian lubang, putar adonan, perlahan melarkan adonan hingga lobang membesar sekitar 2 inci (1 inci = 2,54cm).
2. Bentuk bola adonan menjadi sosis sepanjang 8 inci. Tipiskan sedikit kedua ujung sosis dan lembabkan kedua ujungnya. Temukan ujungnya, satukan sambil dipencet supaya lengket.

Proofing Adonan
1. Letakkan bagel di baking tray, lembabkan dengan spray oil atau olesi sedikit minyak. Tutup baking tray dengan plastik dan simpan di kulkas semalaman atau hingga 2 hari.
2. Proofing juga bisa dilakukan untuk seluruh adonan di dalam mangkuk yang telah diolesi minyak selama semalam dan kemudian bentuk bagelsnya pada hari akan dipanggang, 60-90 menit sebelum direbus dan kemudian dipanggang, atau segera setelah lulus float test.

Baking Day!
1. Keluarkan bagels dari kulkas 60-90 menit sebelum waktu panggang.

2. Float test, letakkan sebuah bagels dalam mangkuk kecil berisi air dingin. Jika bagels tenggelam, keringkan dan kembalikan ke baking tray, tunggu hingga 15-20 menit, lalu test lagi.
Jika bagels mengapung, maka sudah siap direbus.
Jika bagels lulus test tapi anda belum siap baking, masukkan kembali ke kulkas sehingga tidak overproof.
30 menit sebelum baking, panaskan oven suhu 260 'C dan siapkan garnish (biji-bijian, bawang bombay, bawang putih, dan sebagainya). Taburan bawang kering (dried onion) atau bawang putih, harus rehydrate.

Isi panci dengan 181-272g air, pastikan tinggi air sekurang-kurangnya memilki kedalaman 4 inci. Tutup, biarkan mendidih, lalu kecilkan api dan biarkan simmering (air tetap mendidih tapi tidak membentuk balon-balon besar). Masukkan malt syrup, baking soda, dan garam.
Masukkan bagel satu persatu ke dalam air rebusan hanya sampai panci bisa memuatnya, jangan over-crowded ya. Bagels akan segera mengapung dalam kurun waktu 15 detik. Setelah 1 menit, gunakan sendok berpori lalu balikkan bagel satu per satu. Teruskan merebus hingga 30-60 detik, lalu gunakan sendok berpori keluarkan dari air rebusan dan letakkan ke atas baking tray. (Penting kiranya bahwa parchment paper diolesi sedikit minyak, jika tidak nanti bagels akan lengket ke kertas). Taburi taburan sesuai selera anda sesegeranya (kecuali cinnamon sugar—lihat keterangan di bawah).

Masukkan bagels ke dalam oven, panggang dengan suhu yang dikecilkan hingga 232C, selama 8 menit, lalu putar loyang dan check bagian bawah bagels. Jika terlalu gelap, letakkan loyang lain di bawah loyang yang berisi bagels. Panggang lagi selama 8-12 menit, hingga bagels berwarna kecoklatan. Dinginkan ke atas rak sekitar 30 menit sebelum diiris atau disajikan.

Variasi
1. Ganti jumlah bread flour dengan whole grain flour sesuai takaran. Tambahkan air  14g untuk setiap 56.5g whole grain flour.
2. Variasi taburan:  biji poppy, biji wijen, garam kasar, atau bawang bombay/bawang putih kering (rehydrate: rendam bawang bombay/bawang putih kering di dalam air sekurang-kurangnya 1 jam sebelum digunakan).
3. Agar topping lebih lengket, olesi setiap bagels dengan egg white wash (1 putih telur dan 14g air). Jika taburannya garam kasar, pakai sedikit saja egg white wash.
4. Bagel kismis
- campur 227g kismis selama 2 menit terakhir pengadukan adonan,
- jika suka kayu manis, aduk 4g bubuk kayu manis ke dalam tepung sebelum mulai mengaduk.
- Saat bagels baru keluar dari oven, olesi bagian atasnya dengan mentega leleh dan gulingkan ke atas cinnamon sugar. (cinnamon sugar : campur 44g bubuk kayu manis dan 113g gula).

Dannnn ... lulus !!!







Sabtu, Desember 08, 2012

Mushroom Bread


Pengin ikutan ngramein NCC bread week, diniatin dari awal pengin pakai ragi alami, sourdough dan semacamnya, apa daya, kesibukan ga henti memaksa diri akhirnya 'hanya' membuat roti simple, tapi tetep enak tentunya ...

Pertama disharing resep ini sama mbak Rachmah di BBG, untuk aslinya silakan klik link resepnya ya ... Sekali nyoba kepincut rasanya, cuma ga pernah didokumentasi, karena begitu bikin langsung amblas, memang enaknya dimakan  hangat-hangat. Nah, karena ada breadweek ini, bisa berkesempatan mendokumentasikan. Topping bisa divariasi sesuai selera, kali ini aku tambahkan irisan smoked beef, agar sekalian bisa buat sarapan komplit. Lain kali mau bikin pakai mozarella atasnya biar ada efek keju meleleh-leleh, pasti lebih maknyuss ... Mbak R, makasih ya resepnya ... 

MUSHROOM BREAD 
Original recipe by Rachmah Setyawati http://kedaikuistanaku.blogspot.com/2012/05/mushroom-bread.html

Bahan Toping:
1 siung bw putih, cincang
1 kaleng jamur champignon, cincang
Bbrp jamur shittake, potong-potong
4 sdm jagung manis
1/5 sdt Italian Herbs
1 sdm minyak zaitun
Seujung sendok kecil gula pasir

Cara membuat bahan toping : 
1. Tumis bawang putih +minyak zaitun, 
2. masuk jamur aduk rata beri gula, herbs, aduk hingga harum, matikan api kompor, angkat sisihkan

Bahan roti/savoury scone :
200 gr tepung self raising
1 sdt tepung maizena
50 gr keju parmesan bubuk
Sedikit garam, seujung sendok
1 butir Telur ayam
20 gr margarin leleh
140 cc susu cair
1 sdm parsley cincang

Cara membuat :
1. Siapkan loyang tinggi 3cm, diameter 20 atau 22cm (lbh bagus kalo loyang bongkar pasang/ loyang pie), beri alas kertas roti, semir margarin.
2. Aduk semua bahan kering menjadi satu, kecuali parsley dan telur serta susu cair.
3. Masukkan susu dan telur, aduk rata
4. Tuang adonan roti ke loyang, beri topping, semprotkan mayones +  susu kental manis sedikit diatasnya.
5. Panggang 25 menit suhu 165 'C. 



Selasa, Mei 29, 2012

Banana Honey Bread


Pengen makan manis-manis yang ga bikin diabet ? coba ini deh ... ga nyesel nyoba. Cuma, pastikan pisangnya udah tua dan matang, jadi hasilnya manis.

Banana Honey  Bread

Bahan
500 gram tepung terigu protein tinggi
1 sdm gula pasir
1 bungkus (11 gr) ragi instan
3 buah pisang diblender
4 sdm madu
air secukupnya
1/2 sdt garam

Kacang-kacangan seadanya di lemari (almond + wijen hitam, panggang sebentar hingga wangi)
Olesan: Madu + sedikit butter leleh

Cara Membuat
1.  Campur terigu, gula, dan ragi instan di dalam mangkuk, aduk rata.
2. Masukkan pisang, madu, sedikit air. Aduk dan uleni. Tambahi air sedikit demi sedikit sambil terus diuleni, hentikan penambahan air jika adonan sudah cukup lunak. Masukkan garam. Uleni terus hingga kalis. Masukkan kacang-kacangan, uleni hingga tercampur rata.
3. Bulatkan adonan, taruh dalam mangkuk, tutup dengan plasti lengket. Biarkan mengembang 30 menit (proofing I). Kempiskan adonan, bentuk sesuka hati. Biarkan mengembang lagi dalam loyang tertutup plastik 30 menit (proofing II).
4. Olesi permukaannya dengan campuran madu+butter, panggang 190 'C lk 20 menit.





Sabtu, November 05, 2011

KBB#26 Panettone





Berharap tantangan Italian Baking kali ini bukan jeris rerotian, e... yang keluar malah Panettone. Tapi, tantangan kan tetap harus ditaklukkan ya ... jadi .... hayok kita kerjakan.

Kalau melihat di buku resep luar negeri, panettone tampil sebagai roti 'gagah' menjulang, katanya sih tekstur dalamnya tidak seperti roti, akan tetapi campuran roti dan cake. Kalau melihat teknik pengerjaan memang proses pengadukan adonan adonan tidak seheboh bikin roti.

Pas bikin, ternyata adonan memang tidak seperti adonan roti, lebih lembek. Kurang hoki juga karena cuaca sedang tidak bersahabat, beberapa hari mendung dan hujan, sehingga adonan tidak mengembang benar-benar 2 kali lipat, tapi ga papa lah ... karena pas dioven ternyata cukup mengembang dan teksturnya ga bantat.

Hasilnya lumayan enak saat disantap hangat. Pas makan sisanya sudah dingin, alamak ... bener-bener ga cocok sama aku, begitu juga orang rumah, walhasil ga ada yang nyentuh ... hik hik ... Memang cocoknya fresh from the oven ...

Panettone (traditional italian christmas bread)
Source: The Worldwide Gourmet

Ingredients
1 1/2 cakes of fresh baker's yeast
65 ml (1/4 cup) sugar
6 tbsp. warm water
6 egg yolks
Finely grated zest of 1 lemon
A pinch of salt
500-750 ml (2-3 cups) flour
100 ml (6 tbsp.) diced candied peel
100 g (6 tbsp.) + 2 tbsp.butter
4 tbsp. sultanas
4 tbsp. currants
1 tsp. vanilla

Bahan :
1 ½ cakes of fresh bakers yeast (ragi)
65 ml (1/4 cup) gula
6 tbsp air hangat
6 kuning telur
Lemon zest dari 1 buah lemon
Sejumput garam
500-750 ml (2-3 cups) tepung terigu
100 ml (6 sdm) potongan candied peel
100 gr (6 sdm) + 2 sdm butter/mentega
4 sdm sultana
4 sdm currant (beri berian :P)
1 sdt vanilla

Method
- Sprinkle 1 tbsp. granulated sugar and the yeast over the warm milk and let sit 3 minutes; mix and let rest in a warm draft-free place (e.g., a warm oven that has been turned off) until the mixture has doubled in volume, approximately 5 minutes; pour the mixture into a bowl, add in the egg yolks, vanilla, lemon zest, salt and remaining sugar; gradually mix in 500 ml (2 c.) of the flour by hand until a smooth consistency is attained
- the dough should easily come together into a ball; gradually add the butter cut into small dice and beat until the dough becomes smoother and more elastic; add 125 to 250 ml (1/2 to 1 c.) more flour until the dough is firm and silky but not sticky;
place the ball onto a lightly floured surface. Knead the dough for approximately 10 minutes. When the dough is smooth and shiny, place into a buttered bowl; dust lightly with flour, cover with a kitchen towel and place in a warm draft-free place for about 45 minutes until doubled in volume;
- punch down the dough firmly with your fist and flatten it out in the bowl; add the candied lemon peel, raisins and currants and knead until well distributed but without working the dough more than necessary;
- line a large bread pan with brown paper that has been well buttered on both sides; place the dough in the pan and trace a cross on top;
cover with buttered paper and let rise again in a warm place for 15 minutes;
remove the paper from the top; brush the top with softened butter.
- Preheat the oven to 200°C (400° F); place the bread pan on the middle rack of the oven and bake for 10 minutes;
- reduce the oven temperature to 160° C (350° F) and continue baking for another 30 to 40 minutes, brushing again with melted butter; the bread is done when the surface is golden and crispy;
- remove from the oven; remove the paper and let cool for 15 minutes before unmolding.

Cara Membuat :
- Masukkan 1 sdm gula dan ragi kedalam susu hangat, diamkan selama 3 menit. Kemudian mix dan istirahatkan ditempat yang kering dan hangat (contoh diatas oven yang sebelumnya telah dipanaskan) sampai volume campuran menjadi 2 kali lipatnya, kurang lebih 5 menit. 
- Masukkan campuran tersebut kedalam mangkuk, tambahkan kuning telur, vanilla, parutan kulit lemon, garam dan sisa gula. Campur 500 ml (2 cup) tepung terigu secara bertahap sampai lembut ditangan dan adonan dapat dibulatkan. Kemudian campurkan potongan butter sedikit demi sedikit sampai adonan menjadi lebih lembut dan lebih elastis.
- Campur 125 hingga 250 ml (1/2 hingga 1 cup) terigu sampai adonan lebih kokoh, lembut dan tidak lengket.
- Letakan adonan diatas meja kerja yang telah di taburi sedikit terigu. Uleni adonan kurang lebih 10 menit. Setelah adonan lebih lembut masukan kedalam wadah yang telah di olesi butter, taburi dengan sedikit tepung terigu tutup dengan kain dan letakan ditempat yang kering kurang lebih selama 45 menit sampai adonan bertambah volumenya dua kali lipat.
- Kempiskan adonan, tambakan candied lemon peel, kismis dan currants kemudian uleni sampai semuanya tercampur rata.
- Taruh kertas roti yang telah di olesi butter dua sisinya dalam loyang besar, masukan adonan dan beri jejak (torehan) diatasnya. Tutup dengan kertas yang telah diolesi butter dan diamkan selama 15 menit di tempat hangat sampai adonan mengembang, Angkat kertas dari atas adonan dan oleskan butter diatas adonan tersebut.
Panaskan oven dengan suhu 200 'C (400 'F), taruh loyang yang telah berisi adonan dalam oven dan panggang kurang lebih 10 menit, turunkan suhu oven ke 160 'C (350 'F) dan panggang lagi selama 30 sampat 40 menit, oleskan adonan roti dengan lelehan butter, roti akan matang setelah bagian atasnya berubah menjadi keemasan dan krispy.
- Angkat dari oven dan biarkan selama 15 menit kemudian keluarkan dari loyang. 



Aku bikin di cup muffin, karena khawatir ga ngembang banget kalo dijadikan satu di loyang, hihihi ... ntar namanya ga panettone dong. Ini juga sedikit salah, naruh adonannya kurang banyak, harapanku dia mumbul tinggi melebihi papercupnya, hehehe, ternyata mumbul malu-malu, tapi tetep lulus kan bu Host ?

Minggu, Juni 12, 2011

Bluder Tape Keju



Waktu belanja kok tangan main ambil tape singkong kediri yang di besek, pas udah nyampe rumah, bingung mau dibikin apa ... Akhirnya buka-buka majalah Sedap yang punya rubrik bertema tiap edisinya, jadi dari satu bahan dibuat berbagai macam jenis kudapan dengan bahan dasar tertentu. Di edisi dengan bahan dasar tape singkong ini, tertarik dengan foto bluder tape keju, jadilah praktek ini.

Hasilnya ok punya, meski ga punya loyang bolu hongkong (seperti loyang muffin satuan tapi lebih tinggi - setinggi loyang bolkus jadul), aku pakai cup muffin/cupcake biasa, dan sukses juga. Teksturnya lembut, paling enak dimakan hangat-hangat, jadi saranku, masukin microwave atau toaster dulu, ditemani teh/kopi hangat, selonjoran di pagi/sore hari, dengan buku bacaan, .... hmmmm .... alangkah indahnya dunia ....

Bluder Tape Keju
Sedap Sekejap 6/X/2009

Bahan biang
100 ml susu hangat
1/2 sdm ragi instan
1 sdt garam

Bahan
75 gr mentega tawar
100 gr gula pasir
2 butir telur
150 gr tape singkong, haluskan
300 gr terigu protein sedang
1 sdt baking powder
100 ml susu cair
50 gr keju cheddar, parut

Topping
2 kuning telur
25 gr keju cheddar, parut

Cara Membuat
- Campurkan bahan biang, diamkan 15 menit
- Kocok mentega dan gula sampai lembut, masukkan telur, kocok rata.
- Masukkan tape, uleni sampai licin.
- Masukkan terigu dan baking powder, uleni rata.
- Masukkan biang, uleni licin.
- Masukkan susu, uleni licin.
- Tuang dalam loyang cupcake/muffin diameter bawah 4cm tinggi 6cm sampai 3/4 tinggi loyang. Diamkan 1 jam hingga mengembang.
- sebelum 1 jam, panaskan oven 180 'C.
- Oven selama 20 menit atau sampai atasnya kuning kecoklatan.

Minggu, Oktober 10, 2010

Roti Tawar


Punya loyang roti tawar yang pakai tutup udah lama, ngejogrok di gudang, menanti dipakai. Akhirnya memberanikan diri untuk mencoba roti tawar.

Sebenarnya ga ada beda dengan pembuatan roti manis, hanya mentega yang dipakai adalah mentega putih.

Sedikit bingung saat manggangnya, tutupnya langsung dipasang apa enggak. Baca di bukunya Manfred Lange, katanya dibuka separo, tapi berhubung ovenku kecil, ga bakal cukup kalau dibuka separo. Akhirnya bulatkan hati, ditutup aja selama pemanggangan. Karena tertutup juga, jadi bingung ngelihat udah kecoklatan atau belum. Wah ... Jadi tebak-tebak buah manggis. Kalau di ovenku, dengan standar lama ngoven dari Bu Fat, masih kurang lama, mungkin harus 30 menit.

Roti Tawar
Fatmah Bahalwan

Bahan
1 kg terigu protein tinggi
11 gr ragi instan
20 gr susu bubuk full cream
100 gr gula pasir
2 butir telur
60 gr mentega putih
15 gr garam
475 ml air es

Bahan Olesan
1 butir telur
2 sdm susu segar
1/2 sdt garam

Cara Membuat
- Campur rata bahan kering, terigu, ragi, gula, dan susu.
- Beri telur, tuangi air es secara bertahap sambil diuleni hingga rata dan bergumpal-gumpal.
- Masukkan mentega putih dan garam, lanjutkan menguleni hingga kalis elastis. Bulatkan dan istirahatkan 30 menit.
- Kempiskan adonan dengan cara ditinju, bagi adonan menjadi 2 (550 gr). Bulatkan, gilas, dan gulung padat memanjang.
- Taruh di loyang loaf (24x10x7cm) yang dioles mentega putih atau minyak. Diamkan 60 menit hingga mengembang.
- Oles dengan bahan olesan. Oven selama 20 menit atau sampai matang dan permukaannya kuning kecoklatan.
- Keluarkan dari oven, oles segera bagian atasnya dengan mentega.

Minggu, Oktober 03, 2010

Roti Kopi ala Roti Boy


Dari berbagai macam roti yang aku buat, Kirana sangat suka dengan Roti Topping Kopi, entah seneng bener, atau karena terpenmgaruh gerai roti boy yang banyak ditemui di pusat perbelanjaan.

Sekali ini nyoba dengan teknik water roux yang pernah di posting Mbak Lia Lirik di milis NCC. Ga ribet banget ternyata seperti yang dibayangkan, seperti yang aku pikir sebelumnya.

Hasilnya roti jadi lebih lembut, apalagi aku pakai tepung breadtalk, yummy deh ... Toppingnya juga lebih krispi, meski tingkat krispinya masih kurang menurutku, karena masih terlalu basah kalau didiamkan terlalu lama. Jadi kalau mau makan dimasukkan toaster sebentar biar garing lagi. Tekstur dan pori-pori yang dihasilkan juga lebih bagus. Ga percaya ? Cobain deh !

Roti Manis modifikasi by Lia http:rosmalia-momsdiary.blogspot.com

Bahan
500 gr terigu protein tinggi
100 gr gula pasir
11 gr ragi instant
30 gr susu bubuk
1/2 sdt bread improver (optional)
4 butir kuning telur
200 ml air dingin (kurang lebih)
100 gr mentega
1/2 sdt garam

Water Roux
25 gr terigu protein tinggi
125 ml air

Topping
80 gr gula pasir (aslinya 100 gr)
100 gr mentega
125 gr terigu protein rendah
80 gr putih telur
Sedikit baking powder (aku pake 1/2 sdt)
1 sdt kopi instant (aku larutkan dgn 1 sdt air panas)
Sedikit flavor kopi (aku pake 1/2 sdt)
Sedikit pasta moka (aku pake 1/2 sdt)

Filling: sesuai selera
Mentega asin, potong kotak bekukan
Keju quick melt, potong kotak

Water Roux
- Campur terigu dan air di saucepan.
- Masak dengan api kecil sambil diaduk-aduk terus menerus sampai membentuk seperti pasta. Kira-kira 2-3 menit, jangan terlalu lama.
- Angkat, biarkan hingga dingin, siap digunakan.

Topping:
- Campur gula dan mentega, kocok sampai halus dan putih.
- Masukkan terigu, putoh telur, baking powder, larutan kopi dan flavor, serta pasta moka, aduk sampai rata (seperti cream).
- Masukkan plastik segitiga, siap digunakan.

Roti
- Campur semua bahan kering kecuali garam, aduk rata.
- Masukkan water roux, kuning telur, dan air dingin, mixer sampai rata.
- Masukkan mentega dan garam, mixer sampai kalis.
- Diamkan dengan ditutup kain serbet basah selama 30-45 menit atau sampai mengembang dua kali lipat.
- Kempiskan, timbang @60 gr, bulatkan, diamkan 15 menit.
- Kempiskan lagi, isi dengan keju/mentega, bulatkan.
- Diamkan selama 30 menit (15 menit sebelumnya oven dipanaskan).
- Gunting kecil ujung plastik segitiga. Beri topping dengan menyemprotkan melingkar dari arah dalam, seperti obat nyamuk bakar.
- Oven 10 menit saja, tidak boleh lebih dari 15 menit.
- Sajikan hangat.
- Jika tidak langsung dimakan,topping akan lembek. Agar crunchy kembali oven kembali selama 2-3 menit agar garing.

Sabtu, Juli 24, 2010

Bluder Keju



Tertarik untuk mencoba resep bluder ini karena kelihatannya prosesnya lebih praktis dan singkat. Berbeda dengan resep bluder yang ada (memakai adonan biang), membutuhkan total waktu untuk profing (diluar pengulenan dan pembentukan) sampai 3.5 - 5 jam. Resep bu Fat ini tanpa adonan biang dan profing cuma 2 jam 40 menit. So, why not dicoba ?

Menurutku adonan bluder sedikit tricky, aku belum menemukan cara yang pas untuk menangani kelengketan adonannya. Meski saran pakar suruh ngolesin tangan dengan mentega, tapi kok adonan masih belum nurut sama aku. Kayaknya mesti latihan lagi nih ! Sayangnya karena aku asyik meriksa PR anak-anak (aku bikin malam hari sembari nungguin mereka belajar), dan juga kayaknya oven kepanasan habis manggang roti manis, bagian atas bluder jadi terlalu kecoklatan, meski tidak gosong (kelihatan di foto). Sehingga tekstur bluder jadi lebih kering, kurang moist menurutku, padahal, enak banget bluder dan isiannya ini. Lain kali isinya bakal aku tambahin (ha ha ... keju mania). Disantap hangat-hangat, pas hujan-hujan begini, ok banget. Kirana aja langsung nyantap pas keluar dari oven, lumayan buat kudapan sambil bikin PR.

Bluder Keju
Fatmah Bahalwan

Bahan A
8 kuning telur
1 telur utuh
100 gr gula pasir
300 gr susu segar dingin

Bahan B
400 gr terigu protein tinggi
100 gr terigu protein sedang
5 gr bread improver
11 gr ragi instant
50 gr susu bubuk

Bahan C
150 gr mentega
5 gr garam

Bahan Isi
200 gr keju cheddar parut
50 gr mentega

Cara Membuat
- Isi: aduk rata semua bahan, sisihkan.
- Bahan A, kocok kuning telur dan putih telur bersama gula sampai mengembang. Masukkan susu cair, aduk rata, sisihkan.
- Masukkan bahan A ke bahan B, uleni hingga bergumpal-gumpal.
- Masukkan bahan C ke dalam adonan, teruskan mengulen hingga kalis elastis.
- Bulatkan adonan, taruh dalam wadah, tutup, istirahatkan 30 menit.
- Timbang adonan @40-60 gr, bulatkan. Diamkan 10 menit.
- Beri isi, bulatkan kembali. Taruh di loyang muffin atau cetakan lain yang telah dialasi papercup (aku pakai cup kertas yang tebal, jadi ga perlu pakai cetakan muffin lagi). Diamkan 2 jam.
- Poles kuning telur, oven selama 20 menit suhu 190 'C sampai matang.

Minggu, Juli 18, 2010

Coffee Stick Bread


Pengen makan roti beraroma kopi, tapi kok bosen sama yang ala roti boy. Akhirnya nyobain resep dari majalah Sedap.

Perpaduan roti moka dengan vla kopi yang kuat rasa dan aroma kopinya membuat paduan yang pas. Sementara sensasi dari crumble yang ditaburkan sebagai topping membuat kejutan rasa diantara dominasi rasa kopi dan moka.

Coffee Stick Bread
Sedap Sekejap 11/VIII/2007
Untuk 14 buah

Bahan
300 gr terigu protein tinggi
100 gr terigu protein sedang
1 1/2 sdt ragi instan
75 gr gula pasir
15 gr susu bubuk
2 butir telur
225 ml air es
1 sdt garam
1 sdt pasta moka
Susu evaporated untuk olesan

Topping
30 gr margarin
1 sdt gula halus
60 gr terigu protein sedang

Filling
250 ml susu cair
1 sdm kopi instan
60 gr gula pasir
30 gr maizena + 50 ml susu cair
1 kuning telur
1 sdm mentega tawar

Cara Membuat
- Topping: aduk semua bahan hingga berbutir. Simpan dalam kulkas
- Filling: rebus susu, kopi, dan gula sambil diaduk hingga mendidih. Tambahkan larutan maizena, masak hingga kental. Ambil sedikit adonan, aduk bersama kuning telur, aduk rata. Tuang kembali ke rebusan susu, masak sampai meletup-letup, angkat. Masukkan mentega, aduk rata, sisihkan.
- Campur terigu, ragi, gula, dan susu, aduk rata.
- Tambahkan telur satu persatu bergantian dengan air, sambil diuleni hingga kalis.
- Masukkan mentega, garam dan pasta, uleni hingga kalis elastis. Diamkan 30 menit.
- Kempiskan adonan, timbang @60 gr, bulatkan, diamkan 10 menit.
- Gilas memanjang, gulung memanjang. Letakkan di loyang beroles margarin. Diamkan 90 menit sampai mengembang.
- Oles permukaan dengan susu evaporated. Tabur dengan bahan topping.
- Oven 190 'C selama 12 menit.
- Belah roti memanjang tidak putus. Semprotkan bahan filling dengan menggunakan plastik segitiga.

Roti Manis



Tertarik dengan pembuatannya yang lain daripada biasanya, karena kuning telur dikocok terlebih dahulu sampai mengembang baru dicampur dengan susu, untuk kemudian diuleni dengan bahan lain, aku coba resep postingan di milis oleh Pak Sahak Pribadi ini. Dengan cara seperti ini, mengutip teknik roti bluder, proses pengulenan menjadi lebih singkat dan tekstur roti menjadi lebih lembut dan halus.

Yang pasti pengulenan menjadi lebih singkat karena gula sudah hancur dan menyatu dengan telur. Hasilnya lembut, seratnya juga hampir seperti serat bluder. Ya ... kalo adonan seperti roti manis biasa, tidak seperti bluder yang lengket (lembek banget). Bisa jadi alternatif buat yang males ngulenin manual, karena tidak punya mixer heavy duty seperti aku, he .. he .. he .. Tapi jangan salah, meski tanpa mixer heavy duty, hasil ga kalah sama bakery loh !!!!

Seperti biasa, diisi coklat, karena penyuka roti maunya begitu, cuma ini aku bentuk seperti croissant, nyontek ide Pak Sahak, thanks Pak !

Roti Manis
Resep by Sahak Pribadi

Bahan A
400 gr terigu protein tinggi
100 gr terigu protein sedang/rendah
11 gr (1 sachet) ragi instan
5 gr bread improver
Campur semua bahan menjadi satu hingga rata.

Bahan B
100 gr gula pasir
3 butir kuning telur
200 gr susu cair
Kocok telur dan gula dengan mixer sampai mengembang, lalu masukkan susu cair, aduk rata.

Bahan C
50 gr mentega
100 gr margarin
10 gr garam

Cara Membuat
- Campur bahan A menjadi satu hingga rata
- Bahan B: kocok telur dan gula sampai mengembang, lalu masukkan susu, aduk rata.
- Masukkan bahan B ke bahan A, aduk rata.
- Masukkan Bahan C (kecuali garam) ke adonan, sambil diuleni sampai setengah kalis. Terakhir masukkan garam, uleni hingga kalis elastis.
- Timbang dan bulatkan adonan sesuai selera. Pipihkan adonan, isi dengan bahan isi, bulatkan kembali.
- Susun di loyang, biarkan mengembang 30 menit.
- Oles dengan kuning telur, oven 15-20 menit suhu 180-200 'C.

Minggu, Juni 20, 2010

Roti Polo


Masih dalam uji coba tepung BLF, resep ini terigu protein tingginya kuganti tepung BLF.

Ada cerita sedih, aku kan pesan 2 kg BLF, baru kepake 1/2 kg, e... yang bungkusan 1 kg jatuh, pecah berhamburan. Sedih, soalnya masih punya ancang-ancang uji coba resep ini itu. Untungnya mbak Nia buka orderan lagi. Jadi, masih bisa terwujud cita-citanya ... he he ...

Resep rotinya sengaja coba resep lain, sekalian ngebandingin resep. Tapi, toppingnya aku pakai resep Bu Fat. Nyesel juga kurang banyak memberi topping, ada bagian roti yang ga ketutup topping. Rasanya ? Lembut banget, harum kopinya menyeruak ... dan rasa butter sebagai fillingnya membuat cake tambah moist dan harum. Mungkin kalau butternya diganti yang salted, ada sensasi asin gurih di sini. Berhubung di rumah stok butter selalu yang unsalted, ya itu yang dipakai.


Roti
Resep roti Sedap

Bahan
400 gr terigu protein tinggi
100 gr terigu protein sedang
100 gr gula pasir
2 1/2 sdt ragi instan
4 gr bread improver
20 gr susu bubuk
3 butir kuning telur
275 ml susu cair dingin
75 gr mentega
1/2 sdt garam

Isi: salted butter potong @5gr, bekukan

Cara Membuat
- Campur semua tepung, gula, susu bubuk, ragi, bread improver dan telur, aduk rata. Masukkan susu cair bertahap sambil diuleni hingga kalis. Masukkan garam dan mentega, uleni hingga kalis elastis. Diamkan 10 menit.
- Tinju adonan untuk mengeluarkan gas. Timbang adonan @60 gr, bulatkan.
- Gilas adonan, beri mentega beku, bulatkan kembali. Istirahatkan 75 menit.
- Beri topping, panggang kurang lebih 15 menit suhu 190 'C hingga roti matang.

Bahan Topping
Resep Fatmah Bahalwan

Bahan
50 gr gula halus
50 gr gula palem
100 gr mentega
80 gr telur
130 gr terigu protein rendah
5 gr kopi instan + 1 sdm air panas
5 gr esence kopi

Cara Membuat
- Kocok mentega, semua gula, dan telur sampai lembut, masukkan terigu, aduk rata. Tuang air kopi dan esence, aduk rata.
- Masukkan adonan ke dalam plastik segitiga, gunting kecil ujungnya.
- Semprotkan di atas roti yang siap panggang denga arah seperti obat nyamuk.
- Panggang roti sampai matang.

Minggu, Mei 09, 2010

Roti Sobek


Baca kompas minggu ada resep roti sobek, kok jadi kepengen. Biasanya aku kurang tertarik bikin roti, selain belum punya mixer heavy duty, juga masih trauma dengan saat bikin roti pertama kali yang kurang berhasil.

Akhirnya membulatkan tekad, kapan lagi bisa mencoba ? Ngulenin manual sambil nemenin Papa nonton film, ga kerasa, cepet juga udah kalis elastis (hi hi ... takjub juga ... secara membayangkan akan lama nian perjuangan ini), ternyata ga sampai 1 jam. Yang lama proses proofing kedua setelah digulung dan ditata di loyang.

Saat udah matang, hangat-hangat dimakan, hm mmmm .... mak nyus rasanya ... lembut banget, padahal ga pakai bread improver. Kirana ama Farras sampai minta nambah.

Percayalah ... meski tanpa heavy duty mixer, membuat roti ternyata mudah ... jangan percaya tahyul kalau bikin roti adalah derita berkepanjangan ... he he he ...

Roti Sobek Polos
Kompas Daily 9 Mei 2010

Bahan
300 gr terigu protein tinggi
200 gr terigu protein sedang
30 gr susu bubuk
150 gr gula pasir
1/2 bks ragi instan
2 kuning telur
230 ml air
50 gr margarin
1/2 sdt garam
1 sdm susu evaporated untuk olesan

Cara Membuat
- Ayak terigu dan susu, campur dengan gula dan ragi. Buat lubang di tengah, masukkan kuning telur, uleni sambil tuangi air secara bertahap. Uleni hingga kalis.
- Tambahkan margarin dan garam, uleni hingga kalis elastis.
- Bulatkan, tutup dengan plastik, diamkan 30 menit.
- Buang gas dengan meninju adonan, timbang adonan @85 gr. Bulatkan, gilas, gulung, letakkan 5 buah adonan di loyang 24x10x7cm yang dioles margarin dan dialasi kertas roti. Diamkan 60 menit, atau sampai mengembang dua kali lipat.
- Olesi dengan susu evaporated. Oven selama 35 menit suhu 180 'C.
- Keluarkan dari oven, olesi dengan susu evaporated. Lepaskan dari loyang.

Untuk 2 loyang

Note:
- Berhubung belum punya mixer heavy duty, maka masih nguleni pakai tangan. Dan ternyata tidak perlu sampai ngos-ngosan untuk membuat roti yang lembut. Lakukan gerakan seperti mencuci di papan penggilasan.
- Tanda adonan kalis adalah sudah tidak lengket di tangan atau wadah. Tuang air bertahap, karena mungkin air tidak diperlukan semuanya, karena pembuatan roti sangat tergantung pada cuaca. Jika air sudah terlanjur masuk semua, dan adonan masih belum kalis juga, jangan langsung tuang banyak tepung, tapi baluri tangan dengan tepung, uleni adonan, lakukan berulang hingga adonan kalis.
- Tanda adonan kalis elastis adalah tidak lengket di tangan dan kalau adonan ditarik dengan dua tangan tidak sobek. Uleni seperti mengucek baju di papan penggilasan.
- Permukaan rotiku kurang 'terbakar' karena aku ga pakai susu evaporated (lagi ga ada stok), aku cuma pakai susu cair biasa. Kata bu Fat (hasil konsultasi) kalau mau lebih 'ranum' permukaannya pakai olesan 1 kuning telur + 1 sdm susu evaporate + 2 sdm air. Kemudian saat keluar dari oven, poles dengan mentega biar konclong.
- Roti bisa diisi dengan macam-macam isian, dimasukkan saat menggulung adonan. Hati-hati jangan sampai isi keluar dari dari gulungan. Kemaren 1 loyang aku isi meses coklat, yang lain aku isi keju cheddar parut. Udah ga sempat bikin isian yang lebih 'miyayeni' karena udah 'kejar tayang'. Tapi dengan isi praktis seperti ini aja udah enak kok.
- Kalau mau lebih maknyus, bikin isian keju dengan memasak keju cheddar parut dengan susu cair hingga menjadi adonan kental dan dapat dipulung. Kalau punya, bisa diberi sedikit keju parmesan, agar lebih enak. Untuk coklat, campurkan DCC cair dengan susu