Selasa, 12 Juni 2012
Some Shots
Unexpected
Jumat, 02 Maret 2012
once again
Selasa, 15 November 2011
Once upon a Loon-dry
Dari kemaren gue nahan marah sama masmas laundry karena londrian gue kga selese on time. Dan hari ini ledakin ke muka masmasnya. Karena gue bête dan cape ngeliat muka doi, akhirnya gue balik ke kosan dan telpon call centernya.
Gue: Malam
Londri: malam
Gue: saya mau komplen. Bisa telpon kemana ni? Ada nomer ekstensinya?
Londri: oh, bedcover atas nama rinta ya?
Gue: iye
Londri: iya maaf lebih lama cucinya soalnya bedcovernya besar
Gue: bulan kemaren saya cuci bedcover bisa tuh 3 hari selesai. Ini kenapa lama banget??? Lewat 2 hari! Emang bulan ini bedcover saya membesar gitu? Jadi lebih lama??
Londri: iya, mba. Besar
Gue: (Tolol! Lo kira bola bekel di celup minyak?!!)
Londri: besok deh mba, jam 9 pagi
Gue: yaudah (sambil mikir besok doi malah ngasih gue bola bekel instead of my bedcover)
Senin, 31 Oktober 2011
That was really unforgettable!
Tarian Burung Hebohkan Wisuda ITB
Iman Herdiana
Sabtu, 29 Oktober 2011 14:47 wib

Foto : Penari burung yang menyambut para wisudawan ITB/Iman Herdiana (okezone)
Para penari yang tidak lain adalah mahasiswa yang tergabung dalam Keluarga Mahasiswa Seni Rupa (KMSR) Fakultas Seni Rupa Desain (FSRD) ITB itu mulai menari sekira pukul 11.00 WIB.
Mereka berjalan dari lapangan parkir Sabuga dan berhenti di pintu masuk utama Sabuga. Kostum yang mereka kenakan berwarna-warni dengan motif dan atribut burung, lengkap dengan sayap dan paruh burung.
Di depan pintu utama, mereka membentuk formasi tarian yang diiringi suara burung yang bersumber dari alat musik tiup terbuat dari bambu. Sambil menari, mahasiswa juga menyuarakan lengkingan mirip burung.
Tarian berjudul Behind the Sky itu juga diiringi tetabuhan dari berbagai peralatan yang mirip gamelan. Formasi tari mereka bermacam-macam, kadang berkerumun kadang berbaris memanjang di kiri dan kanan pintu utama untuk menyambut wisudawan.
Sesekali di sela tarian mereka berteriak "Seni Rupa-Seni Rupa". Seorang penari juga mengibar-ngibarkan bendera hitam KMSR ITB.Aksi mereka tentu saja menarik perhatian ratusan wisudan dan pengantar wisuda tengah menunggu di sekitar Sabuga. Tarian itu menjadi sajian hiburan gratis.
Sonya (18), salah seorang penari menjelaskan, aksi tersebut sengaja dilakukan sebagai bentuk sambutan terhadap wisuda. Aksi terkait acara besar yang dihelat KMSR FSRD ITB bertema Pirates of World.
"Judul tariannya Behind the Sky. Artinya, burung itu bebas dan lepas. Mahasiswa juga harus seperti burung, biarkan mereka bebas," terang Sonya, saat ditemui di sela tarian, Sabtu (29/10/2011).
Jumlah penari dalam acara wisuda sebanyak 80 orang. Semuanya mahasiswa FSRD angkatan 2011. "Selanjutnya kita akan konvoi menuju ITB," ujarnya.
Di ITB, aksi mereka akan dipusatkan di tengah Kampus ITB, tepatnya di Intel (Indonesia Tenggelam). Di sana telah menanti ratusan penari yang akan memeriahkan acara Pirates of World.(rhs)
-------------------------
firstly, i apologize karena ga ngepost tugas-tugas gue. karenaaa this thing has been really blew my mind!! rawr!!
lebih dari sebulan kita siap-siap untuk acara ini. tiap hari pulang kosan jam 3 pagi, dan harus berangkat kuliah jam 6.30 pagi. capek pasti. kelopak mata jadi lapis tiga pasti. seneng pun pasti!!! dan lebih dari sebulan pula kamar gue ga diberesin.
untuk acara ini gue jadi divisi kostum. bagian kostum merak (yg lain ada burung kolibri, gagak, condor, cendrawasih, kakatua, elang). foto yang di atas adalah burung merak. azzilah bagian ngejait (karena gue ga bisa jait) gue bagian potong dan ngelem. kipasnya-pun bikin. Si Mpep yang bagian motong-motong triplek untuk dijadiin kipas. aaaaaaaaaaaaaa gue kangen hari-hari gue bikin kostum.
sekarang udah H+2 tapi hari-hari gue bikin persiapan buat wisuda masih kerasa sampe hari ini. yang biasanya pulang jam 3 pagi, sekarang pulang jam 4 sore karena ga ada gawe lagi. rasanya masih pengen bikin kostum gitu. pulang jam 4 sore itu berasa masih terlalu pagi untuk pulang ke kosan dan ngerjain PR-PR.






Minggu, 23 Oktober 2011
PR
nirmana 3d. made of straws without any glue. ini PR sebulan lalu dan sampe sekarang belom dinilai
ini nirmana 2 D. si nadya motonya cuma stengah
ini kerjaan pas UTS. bagiandari gambar ini yang paling gue benci adalah bagian mulut kendinya. engga proporsional banget. jadi jijik gitu gue liatnnyaSelasa, 26 Juli 2011
Alien City
23 Juli. hari ini gue registrasi buat psikotes besok. registrasi mulai jam 9 pagi dan gue baru berangkat dari jakarta jam 6 pagi. sementara temen-temen gue yang dari jakarta udah pada disana dari H-sekian.
Anyway hal ini juga terjadi waktu gue tes keterampilan (kaya tes gambar gitu) sekitar sebulan lalu. tes gambar dimulai jam 8 pagi dan lagi-lagi gue berangkat dari rumah jam 3 pagi dalam keadaan belom mandi. kalo ngeliat temen-temen gue (lagi), mereka udah pada nge-book hotel-wisma dari sebulan atau beberapa minggu sebelumnya biar ga keburu penuh sama orang-orang yang mau tes juga (yang jumlahnya 2000 lebih!!). Kemudian solat subuh di Masjid Salman (pas depan ITB). Tanpa mengabaikan tulisan DILARANG MANDI, gue masuk ke kabin daaaan cuci badan (mandi ga boleh kan??).
Kembali ke registrasi psikotes.. gue kira yang regis bakal banyak, kaya ngantri tiket nonton film twilight hari pertama gitu. eh taunya no queue at all. so, masuk ke hall, tulis nama, keluar. Kalo diitung waktunya, paling 5 detik gapake nengok kanan-kiri sambil lari, pandangan lo straight ke meja regis, udah siap pulpen di tangan.
Kemudian pulang ke rumah Opa bareng bokap. Unexpectedly, ternyata bokap pulang dan meninggalkan gue sendiri di bandung terus ngasih gue duit 100ribu. How on earth I could survive dengan uang cuma segitu untuk tiga hari kedepan??? (karena gue mau bereksperimen sama public transportation di bandung).
24 Juli. It was when the psychotest held. berangkat dari dago pake angkot tapi dianterin sama tante gue. Cos i was new there, and got no idea about the route and it's transportation and it's language which entirely sounds like.. i dunno.. just different. Apparently, gampang banget kalo naik angkot dan ga panas kaya di jkt.
25 Juli. hari ini pendaftaran mahasiswa baru yang fakultasnya telah di tentukan. nah gue kebagian besok. artinya hari ini gue free. So, gue tanya tante gue how to get Ciwalk by angkot. I got plenty info akhirnya gue memutuskan untuk kesana sendirian. Biasanya kalo di angkot gue ga pernah pake headset untuk nguping orang yang lagi ngobrol, sampe gue ngerti sifat orang ini kaya gimana. tapi, kali ini GA BISA!! ga ngerti apa yang mereka bicarain. pasang headset, fill my head dengan ngafalain jalan.
Hmm. sebenernya dengan uang 100ribu pas gue mikir enaknya ngapain disini.. shopping was the first list i removed. gue jalan ke lantai atas, nonton.
I date with my self. sendirian kaya anak labil. memanfaatkan suara dari speaker yang over-volumed gue fotofoto orang aja (kan suara kameranya ga kedengeran gitu), sekalian nyoba aplikasi baru dari itunes namanya DerManDar. It's good, really.
disitu gue nonton 'The beaver'. Tapi, pas filmnya mulai dan udah mulai banyak audience, kok film yang muncul malah 'Surat Kecil untuk Tuhan'. Gue mulai panik. tapi orang di kanan-kiri-atas-bawah gue nyantai aja, kaya gaada yang salah dengan filmnya. setelah gue tanya, gue salah masuk studio!!!! dan si mba-mba yang nyobek tiket nonton juga ga nyadar kalo gue salah masuk studio. Pindah. Malu. Bete.
Selesai nonton lagi-lagi gue jadi anak-labil-di bandung lagi yang gatau harus ngapain karena ga ada duit. foto-foto pake aplikasi baru (lagi).
And, thank's god, gue bisa pulang ke Dago dengan selamat
Tanggal 26. gue daftar mahasiswa baru di Sabuga (sasana budaya ganesha). Itu adalah pendaftaran yang paling ribet yang pernah gue temuin selama gue idup. antriannya lebih panjang dari naganya Eragon, lebih panjang dari.. apapun! Kemudian bokap jemput gue di bandung dan pulang ke jkt.





